Pengertian
Kebudayaan, Budaya, Adat Istiadat, Nilai, Norma, dan Peradaban
1. Pengertian Kebudayaan
a.
Menurut Bounded et.al kebudayaan
adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan
manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai
rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya diantara
para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan
dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, dan sistem
pendidikan.
Wibowo, h.s, 2009. Definisi
Kebudayaan Menurut Para Ahli. (Online), (http://afand.abatasa.co.id/post/detail/6923/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli). Diakases 15 Oktober 2013.
b.
Menurut Ki Hajar Dewantara kebudayaan adalah buah budi manusia berupa hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan
bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran dalam
hidup dan penghidupan untuk mencapai keselamatan
dan kebahagiaan yang pada akhirnya bersifat tertib dan damai.
Ridwan, s.m, 2012. Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli. (Online), (http://senseleaf.blogspot.com/2012/03/pengertian-kebudayaan-menurut-para-ahli.html). diakses 15 oktober 2013.
2.
Pengertian
Budaya
a. Menurut
Kroeber dan Kluckhohn
Budaya
menurut definisi deskriptif: cenderung melihat budaya sebagai totalitas
komprehensif yang menyusun keseluruhan hidup sosial sekaligus menunjukkan
sejumlah ranah (bidang kajian) yang membentuk budaya
Budaya menurut difinisi historis : cenderung melihat budaya sebagai warisan yang di turunkan dari generasi satu ke generasi berikutnya
Budaya menurut definisi normatif: bisa mengambil 2 bentuk. Yang pertama, budaya adalah aturan atau jalan hidup yang membentuk pola-pola perilaku dan tindakn yang konkret. yang kedua, menekankan peran gugus nilai tanpa mengacu pada perilaku.
Budaya menurut difinisi historis : cenderung melihat budaya sebagai warisan yang di turunkan dari generasi satu ke generasi berikutnya
Budaya menurut definisi normatif: bisa mengambil 2 bentuk. Yang pertama, budaya adalah aturan atau jalan hidup yang membentuk pola-pola perilaku dan tindakn yang konkret. yang kedua, menekankan peran gugus nilai tanpa mengacu pada perilaku.
Budaya
menurut definisi psikologi :.cenderung
memberi tekanan pada peran budaya sebagai piranti pemecahan masalah yang
membuat orang bisa berkomunikasi, belajar, atau memenuhi kebutuhan material..maupun..emosionalnya.
Budaya menurut definisi struktural: Menunjuk pada hubungan atau keterkaitan antara aspek-aspek yang terpisah dari budaya sekaligus menyoroti fakta bahwa budaya adalah abstraksi yang berbeda dari perilaku konkrit.
Budaya dilihat dari definisi genetis: definisi budaya yang melihat asal usul bagaimana budaya itu bisa eksis atau tetap bertahan. Definisi ini cenderung melihat budaya lahir dari interaksi antar manusia dan tetap bisa bertahan karena ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya
Budaya menurut definisi struktural: Menunjuk pada hubungan atau keterkaitan antara aspek-aspek yang terpisah dari budaya sekaligus menyoroti fakta bahwa budaya adalah abstraksi yang berbeda dari perilaku konkrit.
Budaya dilihat dari definisi genetis: definisi budaya yang melihat asal usul bagaimana budaya itu bisa eksis atau tetap bertahan. Definisi ini cenderung melihat budaya lahir dari interaksi antar manusia dan tetap bisa bertahan karena ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya
Hendro
SW. 2013. Pengertian
Budaya Menurut Beberapa Ahli, (Online), (http://hendrosw.blogspot.com/2013/02/pengertian-budaya-menurut-beberapa-ahli.html),
diakses 15 Oktober 2013.
b.
Menurut Mofstede
budaya diartikan sebagai pemorograman kolektif atas pikiran yang membedakan anggota-anggota
suatu kategori orang dari kategori lainnya. Budaya juga adalah pemrograman kolektif yang
menggambarkan suatu proses yang mengikat setiap orang segera setelah kita lahir
di dunia.
Anggreani, R. 2013. Pengertian Budaya Menurut Para Ahli. (Online), (http://rosyanaanggraeni.blogspot.com/2012/11/pengertian-budaya-menurut-para-ahli.html).
diakses 15 Oktober 2013.
3.
Pengertian Adat Istiadat
a. Adat
Istiadat adalah kebiasaan dalam suatu negeri yang mengikuti naik dan turun
situasi masyarakat yang menyangkut pengejawatahan unjuk rasa seni budaya
masyarakat, seperti acara-acara keramaian anak negeri, seperti pertunjukan
randai, saluang, rabab, tari-tarian, dan aneka kesenian yang dihubungkan dengan
upacara perhelatan perkawinan, pengangkatan penghulu maupun untuk menghormati
kedatangan tamu agung. Adat adalah gagasan kebudayaan yang terdiri dari nilai-nilai
kebudayaan, norma, kebiasaan, kelembagaan, dan hukum adat yang biasa dilakukan di suatu
daerah.
Diaz,
rizki. Pengertian Budaya, Kebudayaan,
adat istiadat, dan kebiasaan. (Online),..(http://rizqidiaz.blogspot.com/2012/05/pengertian-budaya
kebudayaanadat.html). diakses 15 Oktober 2013.
b. Adat Istiadat adalah sebuah segala aturan, ketentuan, tindakan, dan
sebagainya yang menjadi kebiasaan secara turun temurun. Segala
aturan, ketentuan, dan tindakan yang menjadi kebiasaan secara turun temurun
diistilahkan sebagai Adat Istiadat. Jadi arti Adat Istiadat adalah Segala
aturan, ketentuan, dan tindakan yang menjadi kebiasaan secara turun
temurun.
godam64. 2012. Arti Istilah / Ungkapan Adat Istiadat - Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia.
(Online), (http://keju.blogspot.com/1970/01/arti-istilah-ungkapan-adat-istiadat-kamus-ungkapan-bahasa-indonesia.html). diakses 18 Oktober 2013.
4.
Pengertian
Nilai
a.
Menurut value nilai,
berasal dari bahasa latin valare atau bahasa Perancis Kuno valoir.
Nilai atau value termasuk salah satu bidang kajian dalam filsafat.
Istilah nilai dalam
filsafat dipakai untuk menunjuk kata benda abstrak yang
artinya keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness), dan kata
kerja yang artinya suatu tindakan kejiwaan tertentu dalam menilai atau
melakukan penilaian.
Dictionary
of sosciology and Related sciences mengemukakan, definisi nilai adalah kemampuan yang dipercayai yang ada
pada suatu benda untuk memuaskan manusia, sifat dari suatu benda yang menyebabkan
menarik minat seseorang atau kelompok. Pada dasarnya nilai merupakan
sifat atau kualitas yang melekat pada sesuatu obyek, bukan obyek itu sendiri.
Sesuatu yang mengandung nilai berarti ada sifat atau kualitas yang melekat pada
sesuatu tersebut. Dengan demikian, nilai itu sebenarnya adalah suatu kenyataan
yang tersembunyi di balik kenyataan-kenyataan lainnya. Adanya nilai karena
adanya kenyataan-kenyataan lain sebagai pembawa nilai (wastranger).
Anonim,
2012. Definisi Nilai Menurut Para Pakar.
(Online), (http://www.referensimakalah.com/2012/11/definisi-nilai-menurut-pakar.html). diakses 15 oktober
2013.
b.
Pengertian
nilai, menurut Djahiri (1999),
adalah harga, makna, isi dan pesan, semangat, atau jiwa yang tersurat dan
tersirat dalam fakta, konsep, dan teori, sehingga bermakna secara fungsional. Nilai
difungsikan untuk mengarahkan, mengendalikan, dan menentukan kelakuan
seseorang, karena nilai dijadikan standar perilaku. Sedangkan menurut
Dictionary dalam Winataputra (1989), nilai adalah harga atau kualitas sesuatu.
Artinya, sesuatu dianggap memiliki nilai apabila sesuatu tersebut secara
instrinsik memang berharga.
Anonim,
2012. Pengertian Nilai Moral dan Norma.
(Online), (http://coretanseadanya.blogspot.com/2012/09/pengertian-nilai-moral-dan-norma-dalam.html). diakses 18 Oktober 2013.
5.
Pengertian
Norma
a. Menurut Soerjono
Soekanto norma adalah suatu
perangkat agar hubungan di dalam suatu masyarakat terlaksana sebagaimana yang
diharapkan. Norma-norma mengalami proses pelembagaan atau melewati suatu norma
kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga
masyarakat sehingga norma tersebut dikenal, diakui, dihargai, dan kemudian
ditaati dalam kehidupansehari-hari. Sedangkan menurut Robert M.Z. Lawang norma adalah patokan perilaku dalam suatu
kelompok tertentu. Norma memungkinkan seseorang untuk menentukan terlebih
dahulu bagaimana tindakan itu akan dinilai oleh orang lain. Norma juga
merupakan kriteria bagi orang lain untuk mendukung atau menolak perilaku
seseorang. Jadi norma adalah sebuah aturan, patokan atau
ukuran, tertentu sesuatu yang bersifat pasti dan tidak berubah. Dengan adanya norma kita dapat memperbandingkan sesuatu hal lain yang
hakikatnya, ukurannya, serta kualitasnya kita ragukan. Norma berguna untuk
menilai baik-buruknya tindakan masyarakat sehari-hari. Norma dapat bersifat
objektif dan bisa pula bersifat subjektif. Norma objektif adalah norma yang
dapat diterapkan diterapkan secara langsung apa adanya, Norma subjektif adalah
norma yang bersifat moral dan tidak dapat memberikan ukuran atau patokan yang
memadai.
Alubi,
Lugina Rizky. 2013. Pengertian Norma
Menurut beberapa Ahli. (Online), (http://normaetikaprofesi.blogspot.com/2013/03/pengertian-norma-menurut-beberapa-para.html). diakses 15 Oktober 2013.
b. Norma adalah sebuah aturan, patokan atau ukuran, yaitu
sesuatu yang bersifat pasti dan tidak berubah. Pengertian norma lainnya adalah aturan-aturan atau pedoman sosial
yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan
dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya.
Anonim. 2013. Pengertian Norma Menurut Para Ahli. (Online), (http://www.pengertianahli.com/2013/07/pengertian-norma-menurut-para-ahli.html) di akses 15 Oktober 2013.
6. Pengertian
Peradaban
a. Peradaban adalah unit lebih besar dari budaya
karena merupakan perangkat kompleks
masyarakat yang berdiam di daerah tertentu, bersama dengan bentuk pemerintahan,
norma, dan bahkan budaya. Dengan demikian, kebudayaan hanya sebagian dari
seluruh peradaban. Peradaban memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan
masyarakat manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu
masyarakat yang “kompleks”: dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya
dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban
akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki
sosial.
Kusuma, Riski. 2013.
Pengertian kebudayaan dan peradaban.
(Onlne), (http://riskykusuma.wordpress.com/2012/10/03/pengertiankebudayaandanperadaban/).
Di akses 15 Oktober 2013.
b.
Menurut S. Czarnowski mengartikan peradaban sebagai suatu taraf tertentu dari kebudayaan,
yakni taraf yang tertinggi yang mengandaikan tingkat-tingkat perkembangan
secara umum dari umat manusia sebelumnya yang lebih rendah selama prasejarah
dan zaman-zaman yang biadab.
Nokas,
Beta. 2013. Perbedaan Kebudayaan dan
Peradaban. (Online), (http://betanokaz.blogspot.com/2013/05/perbedaan-kebudayaan-dan-peradaban.html).
di akses 15 Oktober 2013.
c.
Istilah peradaban dapat kita sejajarkan
dengan kata asing civilization. Istilah itu biasanya dipakai untuk bagian-bagian
dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah seperti kesenian, ilmu
pengetahuan, serta sopan santun dan system peraulan yang kompleks dalam suatu
masyarakat dengan struktur yang kompleks.
Kontjaningrat.
1994. Kebudayaan Melintas dan Pembanguna.
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar